Minggu, 06 Mei 2012 | 0 komentar

My Gothic Stories













tempat favoritku,
disini aku menunggumu, dengan bendera kuning yang masih belum turun tiang, kamu pernah berjanji, kamu akan datang, saat gerimis turun, meski kamu telah mati sekalipun, kamu akan datang, menemaniku, dan tidur bersama di sini.

seperti biasa, di tempat ini, aku selalu memutarkan lagu-lagu  yang kamu suka, lagu yang menyanyikan tangisan, saat kita mencoba serapat mungkin dan akhirnya menjadi satu, tubuhku-tubuhmu, nafasmu-nafasku, ritual yang menyakitkan untukku, karena aku harus berbagi ruang kecilku bersamamu, mengisinya dengan keharusan, dan entah mantra apa yang kau titipkan padaku , sehingga sampai sekarang masih ada bekas dibagian itu, mungkin ini yang kau bilang dengan "pelepasan". "potongan hatiku ada padamu" ...kata terakhir yang kau sebut.
aku hanya tak percaya, akan semudah ini semuanya hancur.

sebelum aku hilang, kau memotong sesuatu yang paling berharga untukku, "Simpan ini .. " katamu.
 kau membuatkanku lilin merah yang indah, lilin yang terbuat dari darahmu, dan mungkin ini adalah lilin yang tidak akan mungkin aku nyalakan seumur hidupku.

"Sayang, simpan ini, jika kau telah melupakanku, nyalakan saja lilinnya sampai habis, saat itu pula aku pergi, dan menjadi asap, tapi percayalah potongan hatiku ada padamu, tak peduli dengan siapa engkau hidup, tak peduli kau mencintai manusia yang lain, potongan hatiku ada padamu" 


"Aku, tak pernah ingin menerima ini!!!, kau pun tahu potongan hatiku ada padamu, tak seharusnya kau tawarkan pilihan yang sulit, menjaga lilin itu sama artinya dengan menggantungkan ubun-ubunku di ujung kait, dan menyalakannya sama artinya dengan memusnahkan potongan itu"


"Mengertilah sayang, akan tiba suatu saat dimana kau akan menyalakannya, dan aku harus rela terbakar untuk kebahagiaanmu, aku harus  mencintaimu dengan serumit ini, menyerahkanmu pada yang seharusnya, karena potongan hatiku ada padamu!!!"

kau ajari aku untuk mengerti cinta, kau pun ajari aku tentang menerima kenyataan. sebentar lagi musim kemarau, dan hujan tak akan turun lagi, bersamaan dengan itu, kau pun   pergi tanpa pernah meyakinkanku, kamu ada dimana? dan kapan akan kembali, tak ada yang tau. karena kau adalah Asap.

***
masih tersisa beberapa tetes hujan, dan aku tak ingin membuang kesempatan ini untuk bersamanya..
aku memeluknya dengan tangis, dan dia mengeratkannya tanpa ruang sedikitpun, 

"tak ada pelukan seperti ini sayang, hanya aku yang memelukmu seperti ini, dan hanya aku yang memiliki pelukan seperti ini"

"Kumohon jangan pergi Asap"

"jika boleh menawar pada Tuhan aku pun tak ingin, tapi jangan bersedih sayang, selama hujan masih turun , dan gerimis membasahimu, saat itu aku ada bersamamu,,karena saat hujanlah, api tak sanggup menyentuhku dan tentu  potongan hatiku ada padamu"

pelukan Asap semakin dingin, tangannya pun tak erat seperti tadi, semuanya menyublim perlahan-lahan, Asap tersenyum getir, ada yang menarik dirinya ke atas langit, aku berusaha meraih tangannya tapi Asap semakin tinggi, aku terus mengejarnya, tapi Asap sudah tak terlihat lagi...

jangan pergi,,,jangan hilaaaang,,,

ASAP

Minggu, 31 Juli 2011 | 0 komentar

my dark memory, broken mind of you. - MIRROR

| 0 komentar

takdir yang tabu akan kasat mata telah terbuka sebelum nafas mengalir dalam lorong hasrat
sebuah mmpi adalah angan yang harus terwujud mestinya tanpa ada tanya yang membelenggu jiwa
tapi entah siapa yang terkendali hingga buta untuk menapaki setiap garis yang telah terukir
di jalannya prahara arti sebuah kegelapan tersentuh oleh emosi yang terbakar kebencian
sebuah kata yang terlintas di dalam cara kerja alamiah pikiran hanya terpendam oleh amarah

aku muak dengan perasaan yang terus membebani nafasku dalam kesunyian hening yang tercipta
ku terhempas dalam sepiku ketika semua mata memadang dengan sebelah mata 
apa aku melangkah?
dalam kebencian ku berdiri tak pernah sempurna untukku saat kebencian menatapku penuh arti

jauh sebelum pergi memulai hari , jauh sebelum mimpi menghancurkan aku adalah khayalan
terlahir dari abu yang terbakar kembali aku adalah kehampaan misteri dari kekuasaan takdir
gerbang penjaga lorong hitam membelai alam lain dari imajinasiku untuk temukan arti..

semua berawal dari kisah kecil yang kualami begitu memberi makna akan arti yang kaya
kaki langit tertawa atas kematianku yang tak mampu menepi kekekalan bintang yang padam

aku adalah cermin dari apa yang kau lakukan
aku adalah hitam dari kesucian yang kau tawarkan
aku adalah misteri dari kemunafikan yang kau berikan
aku adalah sunyi dari lisan yang merobek hati
aku adalah serpihan yang tajam dari hancur yang kau beri
aku adalah jiwa yang terikat oleh sentuhan kata manusia

segala peristiwa tunjukan nuansa arti yang kaya
aku pun membaca dari apa yang bisikan hati menuntun kepada jalan yang terpilihnya untukku

garisan Tuhan yang telah menjawab ketakutanku
akan hilangnya bintang hidupku
akan kutanyakan dimana aku bersalah
hingga waktu yang tak mampu temukan aku dengannya
kasat jiwa yang terlapis kesempurnaan tanya
mengikat erat misteri yang terlahir begitu cepat


aku dan segala kegelapan yang setia temani
merindukan cahaya yang tabu akan kedatangannya


ajal yang menjelang tak bisa aku bayangkan
saat kurindukan untuk menyapa dirinya
dimana aku dapati keceriaan bersama dirinya
selembut belati yang mengiris rapuhnya jiwaku
seakan berlari tak pernah aku berhenti
berlari..
lelah...lelah..
terlalu lelah..


misteri telah kendalikan diriku
menanti peristiwa saat ku menutup mata


mati!!!
DUNIA KINI TAK BERSAHABAT
MUNGKIN KARENA KITA MANUSIA
TAK PEDULI AKAN ARTI CINTA
MENANGIS..
BUMI MENANGIS..


ALASAN YANG TAK PERNAH HABIS
MENGINJAK DENGAN KESOMBONGAN
SAKITI JIWA YANG TERLUKA
MEMUJA KEMUNAFIKAN 
TERTAWA..
BUMI TERTAWA..
HANCUR!!!
HANCUR!!!
(Iz)

puisi dari seseorang yang menyebut dirinya Mistereeouzz

Sabtu, 30 Juli 2011 | 0 komentar

gak ada yang istimewa dari kehidupan seorang AKU, biasa saja dan selalu menatap hari dengan mata kosong, namun bukan berarti aku buta, aku ga pernah terlalu memaknai hidup ini, masa bodoh dengan cinta, kasih sayang, kesetiaan, persahabatan atau apalah itu, kata-kata yang biasa orang sebut dengan bahagia.
persetan juga dengan masa depan, atau obsesi-obsesi konyol yang ga masuk akal, tujuan hidupku bukan untuk hari esok, tapi untuk sebuah ritual kematian yang indah.
ketakutan??? aku pikir aku lahir kedunia ini sendiri, matipun juga sendiri, tak ada yang perlu dikhawatirkan.

aah.. aku juga ga peduli dengan kesepian, semua kehilangan itu tidak ada, karena aku ga butuh belas kasihan dari manusia. 
NAIF!!!

ya ironis memang, tapi apa boleh dikata, aku begini adanya, gak usah repot-repot bersandiwara, biar jadi anak manis dan disukai malaikat,
aku ga butuh dihormati, dilecehkan, dipuji, atau dihina..
aku hanya gabungan elemen-elemen mati yang tak usah dihiraukan..

keinginan tak pernah berhenti membunuh, seperti drakula yang tak pernah puas meminum darah, diakala apa yang kita inginkan tak pernah hadir, 
kita sakau, lalu akhirnya mati..
mati karena menginginkan kehidupan yang terlalu lama..

bagiku.. tak ada yang berarti dalam hidup ini, selain Tuhan, hidup ini hanya ilusi, semua sudah diiblisi bayang-bayang setan , termasuk hati orang-orang yang suci, orang yang telah terkenal dengan keshalehannya, tapi apa yang ia perbuat ternyata menyakiti orang-orang tak berdosa, dan

aku korban kebiadabanmu, dengan langkah-langkah IZROIL, aku menunggumu di tiap sakaratul maut dan kiamat kecil, hanya untuk merobek jantungmu dengan apa yang telah kau perbuat, setelah itu akan ku berikan kepada anjing-anjing neraka,

kau bisa membayangkan, bagaimana sakitnya aku!!
hingga aku berkata demikian..
semoga kau baca tulisan ini
itu saja..

my dark memory, broken mind of you.

| 0 komentar

Aku masih bertahan dengan statemen lamaku. "APA ADANYA" meski kejujuran itu sakit dan terkadang melukai
setiap orang merasa dirinya paling benar!!! ya itu fakta!!! karena mereka punya hak untuk berkata benar.
begitu pun aku, meski ruh ku sudah hilang berkeping-keping dalam sobekan pita biru itu, aku tetap tidak akan memaksakan untuk dapat hidup kembali, biarlah akhir hidup ini tenang tanpa ada udara, waktu, ataupun kamu!!!

aku juga tidak perlu ucapan maaf, ataupun taburan bunga kamboja, "Maaf sore tadi aku tidak melayat jenazahmu". biarkanlah senja menenggelamkanku di pesona lembayung tangis, aku nikmati semua itu, aku tahu kawan, hujatanmu tertuju untukku, AIR MATA BUAYA!!! gumamku dalam hati. ucapanmu terlalu keras untukku dengar. hati ini peka!!! hati ini mendengar!!! aku bukan manusia yang berjalan dengan memijakkan kaki, aku seperti ester yang melayang tanpa gravitasi,  sia-sia saja usahamu untuk membela diri, aku tak mungkin berdebat, karena semua itu tidak penting, aku miliki hidupku sendiri, dan kau urus saja dirimu tanpa hiraukan aku.
semoga kau sembuh!!!


di dedikasikan untuk seorang gadis yang terluka tanpa sebab, bisa itu aku, dia atau kamu, bukan yang lainnya

SEMOGA KAU SEMBUH

Minggu, 24 Juli 2011 | 0 komentar

Note ini ditulis oleh seorang musisi yang berhati besar (TZ). di halaman paling belakang diaryku..

Disaat kesendirianku terus menyelubungi jiwa yang rapuh, terkoyak akan penantian yang mungkin akan menghabiskan masa keberadaanku, bius lamunan bergemilang tanpa henti untuk luapkan segala kesedihan yang tertanam dalam hati, seakan memberontak ingin akhiri segalanya walau tanpa daya.

saat ini diriku tak tahu berbuat apa? akankah diriku menyesali segala apa yang telah terjadi? dan membuat kehidupanku tak berarti, karena setiap ku mencoba bangkit masa laluku selalu membuat diriku menyesal, untuk apa aku bangkit? jika tidak ada lagi yang bisa aku harapkan? dan hanya menambah rasa sesalku semakin dalam.

kekecewaan yang aku rasakan semakin menusuk perasaanku yang rapuh dengan tatapan yang kosong tanpa harapan.

lintasan malam ceritakan pengalaman yang ada terpukau segala gemerlap perhiasan dunia hanyutkan segala rasa yang dulu pernah membawa khayalan tentang apa yang dinamakan bahagia.

kini mimpi-mimpiku tak berbekas dalam ingatan, sekan hilang dalam lamunan yang tak berarti, harapan tanpa tujuan hanya ingatkan aku akan segala penderitaan  yang tak berbatas. kucoba tuk hiraukan. tapi bayangannya tetap hadir dan hadir untuk coba menyeret jiwa meninggalkan realita dalam batas sadar dimana aku tidak bisa merasakan betapa indahnya kehidupan ini.

lamunan demi lamunan mengalun disaksikan sinar bulan yang tidak jelas kapan akan memperlihatkan wujud yang sebenarnya. walau ku tahu itu semua hanyalah mimpi yang hanya membuat semua orang lupa akan apa artinya kehidupan dan mimpi-mimpi lupakan kenyataan yang ada, terbuai dalam ingatan, tanpa realita hanyalah kehidupan sia-sia, kejamnya harapan jadikan penyesalan dalam kehidupan.

terlihat setetes cahaya penuh dengan makna menuntun sebuah ahrapan yang tersisa, menandakan bahwa kehidupan ini masih menyisakan sebuah keindahan, dalam kehidupan yang penuh dengan siksaan batin tanpa henti.

kebingunngan adalah hal terbodoh , tapi jika cepat untuk memilih bisa celaka.

romantis tidak hanya bercinta, atau tidak harus mencumbu, romantis kata dan sikap paling sulit untuk dilakukan, karena salah sedikit saja berakibat fatal.

terkadang insan selalu lupa akan bahasa tubuh dan terkadang penjabaran kata manusia tidak ada yang sempurna

Dear Mizan...
malam demi malam hati ini makin resah dengan hadirnya seorang wanita yang merasuk kedalam jiwa ini dan membuat hati gemetar dalam kerinduan. 

keindahannya yang bukan hanya indah dalam bayangan tapi juga telah menjiwai hidupku, menghidupi jiwaku.

mungkinkah hatiku dan hatinya akan bertaut bersatu dalam ikatan cinta dan sayang, atau in ihanya akan menjadi silsilah semata?

sudah terasa berat hati ini memendam perasaan yang sulit diungkapkan, hanya karena segan dan malu. tapi sadarku telah datang lebih dulu bahwa rasanya bagaimana mungkin dia dapat menyayangi orang sepertiku yang mempunyai masa lalu yang suram. lagi pula apa yang dapat ku berikan selain cinta dan sayang yang hanya akan membuatnya kesal, bosan dan jengkel.

tapi terkadang timbul tanya dalam hati ini, apa terlalu langsung jika ku ungkapkan perasaan ini? atau terlalu bodoh jika tidak diungkapkan perasaan ini???

TZ..

SADNESS NOTE

| 0 komentar

Bandung, 22 Desember 2007

ketika hati menjadi pedih tanpa arti dan semua bongkahan es mencair di kesenduan matahari, aku hanya bisa terdiam, menangisi lautan sampai ombak-ombak menghancurkan keteguhan samudra, pertahankan kerinduan abadi di peti mati sang bumi.

mungkin impian selama ini hanyalah bayangan di batas kesadaran yang tak mungkin untuk dicapai, dan tidurku pun hanyalah pemisah antara hidup dan mati.

sebenar-benarnya cinta tak akn berhianat, adapun setia pasti akan disebut, sampai nyawa memisahkan dari kefanaan.. "AKU CINTA DIA"

tapi mungkinkah tanda tanya dan semua bencana yang mengalir dalam aliran darah jiwaku terjawab hanya dengan kata "BAHAGIA" dan menerima semua takdir terpahit untuk dipersembahkan pada sang karma? entahlah aku masih mencari jati diri yang bisa membawa namamu utuh tanpa cela..

mengapa dunia memandangku begitu sinis? dan kelahiranku pun tidak disampbut dengan suara adzan? apakah karena aku tak bisa sempurna? seperti fantasi tertinggi yang memiliki angan serupa makhluk-makhluk maha karya.

aku disini masih terasing, menunggu kepastian , bukan hanya kepastian tapi hasil akhir dari semua cerita yang sudah ku ukir di kitab sang pencipta.

22 Desember 2007
Tuhan , jangan matikan aku sebelum aku bisa berbuat banyak untuk orang-orang di sekitarku, dan amal-amalku cukup menyelamatkan kehidupan abadiku, sampai langit dan bumi tidak mengutukku. ku mohon dengan sangat...

surat lama, aku tak menyangka masih ada, kertasnya sangat lusuh!!!

Sabtu, 23 Juli 2011 | 0 komentar

Suara itu, Karinding!!! aku mendengarnya tanpa sengaja, mengingatkanku pada sebuah perbincangan masa lalu, disaat kau menjanjikan mahar seperangkat karinding Sunda, dan karena memang aku menginginkannya. tapi sampai detik ini jangankan untuk memiliki, memainkannya pun aku belum pernah. kapan? pertanyaan abstrak yang hanya menajamkan belati di jantungku.

suara itu, komposisi yang sering kau putar di ruang kamar yang sesak, bersama kopi dan rokok, ditemani wangi amber coklat seharga setengah juta, yang aku berikan dengan berat hati. karena ternyata kau menginginkan apa yang ku punya. barangku, barangmu, milikku, milikmu. haha..aku hanya tertawa berkaca-kaca. mengingat kebodohan absurd, mengingat ceritamu tentang puluhan wanita yang tragis. dan kau bilang aku salah satu dari yang tragis. ternyata memang, bukan hanya tragis tapi melukai perasaan laki-laki yang paling aku hormati. Ayahku. Ayahku yang begitu tegar, Ayahku yang bersujud menyalahkan dirinya, memeluk anak gadisnya dengan tangisan yang keras, aku belum pernah melihat dan mendengar Ayah sesedih itu, hingga ku lihat setiap langkahnya begitu sakit. setiap nafasnya hanya ingin melupakan kesalahannya mengabaikanku. Siang itu hanya bisa terdiam dengan tangis. bukan karena rasa sakit yang kurasa, tapi karena Ayah yang berjuang setengah mati, untukku, lalu bagaimana harus ku perbaiki keadaan ini? sekali lagi itu pertanyaan abstrak yang tak mampu menjahit kepedihan ini dengan senar gitar yang putus.

Suara itu, mengingatkanku. tentang rasa bersalah dan kehilangan. antara keinginan dan ego jiwa. tergesa-gesa dan memaksakan sesuatu yang tidak mungkin. kau coba berbaik hati, dengan bahasa dan janji. kau selalu bicara tentang niat baik. tapi itu ternyata hanya mengecewakan sampai ke memori paling intim. tak ada yang mampu menghapus kenangan buruk itu di kepalaku selain izin Tuhan yang maha Pengasih.

aku pikir hebat, mendengarkan laras-laras yang kau mainkan , menghayati sampai hilang kesadaranku. disaat itupula kau tiupkan mantra dewi Pohaci , merangkulku dalam kegelapan, dalam jurang kehancuran. aku sadar tapi seperti boneka santet. kau tusuki jarum, kau robek jantungku lalu kau masukan serpihan silet-silet itu , aku masih ingat saat kau jahitkan  senar gitar yang putus itu di dadaku, naik dan turun . menyakitkan. mempermainkan perasaan . kau tenangkan sesaat, selebihnya hanya ancaman menggantung nyawaku di alam yang tak ku kenal. kau seret, kau banting hingga ke dasar jurang kematian.

hingga tiba malam, dimana aku harus telanjang, bermandikan air do'a Ibunda yang suci. memandikanku dengan tangis. membasuh  raga tanpa jiwa, berusaha mengembalikan keping-keping hidup. aku nyaris tak berpijak pada tanah. bahkan memang sudah bau tanah. Ibunda tak berhenti diam, menghalangi Izroil mencariku. tak pernah kurasakan hidup ini begitu remuk.  karena ambisi dan maharmu.

aku masih sekarat, seorang malaikat mengajarkanku tentang talkin, membimbingku menyebut Tuhan. Tuhan... sakit apa ini? sakit yang meratakan  jantungku dengan tanah. Alfatihah milikmu belum mampu membuatku kembali tersenyum. aku sanggup berjalan, tapi rasanya kosong. Tuhan , mereka bilang aku tak beriman, hingga siapapun mudah menyakitiku, apa aku yang bodoh? mengijinkan mereka menyakitiku. Tuhan aku ingin hidup tanpa suara itu lagi. Tuhan.. Tuhan.. (semakin lirih ku sebut namaNya). aku kembali tak sadar untuk kesekian kalinya. aku pasrah tertidur kali ini, berharap esok masih bisa terbangun lagi.

dalam mimpi,
mimpi yang tak ku mengerti
nyata atau ilusi malaikat itu datang tersenyum redup membawaku terbang ke dimensi yang lebih rumit.

" Aku selalu mengikutimu, tapi tak pernah kau sadari selama ini. kau selalu merasa sendiri padahal sebenarnya tidak demikian. aku memang tak terlihat tapi seharusnya kau mampu rasa...Tuhan mengubahku menjadi manusia, setelah nanti kau terjaga. bukan untuk mencatat amal-amalmu, bukan untuk memperhitungkan baik buruknya,  tapi mencintaimu sampai mati,  menciumi  perih lukamu, hingga menjadikannya tiada, atas izin Tuhan yang Maha mengobati"

semuanya menjadi putih dan melawan gravitasi . Tuhan lebih mengerti memasangkan perasaan ini pada siapa? aku tak ingin berkeras hati seperti dulu. bagiku cinta dan keinginan itu berbeda. cinta bukan tempat dimana rasa ingin itu harus terpenuhi. cinta bukan hanya sekedar aku dan kamu.  cinta adalah interaksi jiwa yang murni tanpa pernah menuntut balas terhadap apa yang kita jalani, entah itu tali kasih atau profesi. cinta tidak menyakiti. kalaupun menyakiti itu adalah  iblis.  rasa sayang tak pernah mengorbankan perasaan menjadi sakit. cinta terbaik adalah keadaan dimana kita sanggup ikhlas dengan apapun yang terjadi.

aah.. itu hanya mimpi, aku harus bangun melanjutkan harapan hidup yang masih ada. suara itu cukup menghipnotis, hingga sempat ku hirup atmosfernya yang beracun. tapi itu hanya sisa ingatan yang tak berarti. aku harus terbangun. aku ingin memeluk Ayah dan Bunda bersujud memohon maaf, Tuhan beri waktu lebih lama untuk berbakti dan membahagiakan mereka. jadikan aku Shalehah, do'aku Ayah dan Bunda kelak ada di dalam SurgaMu... bersama malaikat itu ..aamiin..

THE HURTS MEMORY OF KARINDING

Senin, 18 Juli 2011 | 0 komentar

aku pernah ditampar, ya pernah 2 kali !!! untuk seumur hidupku. 
pertama, sebelum Tuhan menghalalkan do'aku
dan yang ke-dua setelah Tuhan menghalalkan do'aku..
yang ke-dua terasa perih, sehingga meninggalkan bekas jari di pipi
merah dan bergaris !!!
lebih perihnya lagi jari itu begitu marah, 
aku pikir dengan menamparku emosinya bisa lebih teredam...
atau dengan menyayat lenganku sampai berdarah
cukup terpuaskan segala emosinya.
memang, tapi ternyata hanya sesaat, selebihnya hanya sesal  saling menyakiti...

biar aku saja Tuhan.. jangan barang-barang itu.
aku tak ingin kakinya menendang segala penjuru dinding
hingga kamar ini begitu gaduh
dan orang bertanya, apa yang terjadi.???
aku, Kau ciptakan untuk bahagia, bukankah begitu Tuhan?
bukankah aku tak pantas untuk bersedih Tuhan,??
kau ciptakan aku dengan senyumMu...
tak sepantasnya aku meneteskan air mata ini...
hingga setiap ku mengenangnya selalu ada hujan yang turun dengan ragu
hujan yang  hanya berbentuk gerimis rapuh
aku tak berani bertanya lagi, mengapa hujan menjadi putus asa
aku hanya melihatnya dalam-dalam bersama kenangan yang memanggil..


aku saat ini hidup dalam bayanganku sendiri
bicara pada jiwamu
yang sempat menghentak tubuhku dengan sunguh
tanpa ada petimbangan 
bagaimana perasaanku nanti?


Tuhan, kali ini jiwaku bukanlah Iblis
aku tak ingin menyalahkan siapapun
aku tak ingin mengutuk takdir
yang sudah berbaik hati mencintaiku dengan ikhlas
aku tak sanggup untuk berterima kasih...
membalasnya pun tak kan terbalas..
apa yang dia beri, tak mungkin bisa ku tebus secara utuh
bagiku dia,..berarti
bengis atau baik
tangis atau senyum
tamparan atau belaian
hinaan atau pujian
penghianatan atau kesetiaan
kebosanan atau kerinduan 
kegagalan atau keberhasilan
apapun yang saling berlawan 
adalah rahmat..

Tuhan  ,..
jika memang pahit awalnya, semoga Kau berikan madu-madu surga sebagai penawarnya
hingga kami paham
seberapa berharga perjalanan ini?
seberapa berarti  tamparan yang sesungguhnya?
bukan oleh tangan atau jari..
tapi kuasaMu...

 


OFF ANGER, PRAY ON...

Kamis, 24 Maret 2011 | 1 komentar




12.03.2011 (03:24 PM)
Kembali aku duduk termenung di kursi penantianku, mengharap kedatanganmu. Meski tak mungkin kau datang dalam keadaan seperti ini, keadaan yang pahit karena kebodohanku. MAAF, mungkin itu kata yang tulus aku ucapkan, memohon kau MEMAAFKANKU. Ijinkan hatiku menjerit memanggil namamu berulang kali diiringi tangis kerinduan. Aku tak pernah pantas melupakanmu yang telah mengenalkan dan membawaku pada tangis dan tawa cinta itu . Haram bagiku untuk menghapusmu dari jiwa dan hatiku, karena engkaulah yang membuat lembayung sore ini menjadi fatamorgana pualam senja dalam hening sebuah rasa yang tak mau padam . cahayanya yang telah kau titipkan padaku, mulai dari getah hingga menjadi pelita dalam hidupku.setia untuk mengingatmu adalah sakral cinta yang tak terbantahkan adanya. Air mata, air kehidupan perasaan yang memiliki hak untuk hidup, meskipun sulit, tapi cinta akan tetap hidup dengan kekuatan ingatan pada kenangan kita. 




 Aku yang tak pantas untuk dirindukan lagi. Mungkin sudah terlalu haram bagiku untuk merasakan apa itu cinta yang sebenarnya. Cinta yang selalu menikamku dengan sadis, ambil dia dari  jantungku, bagiku mati rasa lebih baik, aku tak ingin semuanya menjadi parah, aku tak ingin semuanya hilang kendali, aku tak ingin terulang kesalahan yang sama, aku harus melepas semuanya, semakin mengingatmu, makin tersiksa lahir dan batinku. Dan tangispun tak pernah henti., Tuhan hilangkan semua ingatanku, kuatkan aku untuk menyimpan kenangan ini. Bila memang tak bisa dibuang, jadikanlah sejarah terindah yang pernah kumiliki, beri aku kesempatan, untuk menjadi lugu, seperti pertama mengenalmu, yang tak pernah tahu arti kehidupan. Dan kita tegar dengan takdir sebagai manusia biasa yang harus rela kehilangan.
ikhlas cinta...
masih dalam suasana yang hening...

HENING CINTA (colaboration the truth stories of mirror message)

| 0 komentar

Semangat untuk pagi ini, salam dari rahim keadaan kita yang kuat dan istimewa dalam liku hidup yang begitu khas. hujan mengekang langkahku , aku hanya bisa duduk terpaku, kembali menatap ujung jalan dari pelataran kamarku... lalu, ku tatap mega dalam buram rintik hujan mengiring ingatanku padamu, tiba-tiba sepasang merpati terbang diantara tetesan tangis sang awan kelam, kutemukan dirimu menyapaku begitu haru dengan berbagai kenangan yang telah kita lalui bersama. aku berteriak kecut, sebuah kata kerinduan yang merajam sukma jiwa selalu di setiap hariku..

 biar cinta mengingat kita pada puncaknya, jika dunia tidak menyatukan kita, dengan kesatuan batin kita, maka kita akan hidup bersama di kehidupan yang berikutnya. KESETIAANKU TAK KAN PERNAH TERHAPUS BADAI FANA DUNIA, BERSAMA HATIMU AKU HIDUP mengarungi apa yang telah menjadi aliran sungai kehidupan".

kenyataan berbicara bahwa aku selalu mengingatmu kapanpun dimanapun dalam keadaan apapun, aku sayang kamu...


DISAAT HATI KITA HANCUR BERKEPING-KEPING (the true stories of mirror)

Selasa, 19 Oktober 2010 | 1 komentar



Mirror, aku selalu menganggap diriku adakah Mirror, karena aku wanita, wanita identik dengan kaca, kaca untuk bercermin disaat mempercantik diri, atau juga untuk mengoreksi penampilan yang kurang nyaman. tidak hanya untuk itu, jika kaca di fokuskan kepada sinar matahari , dia akan membentuk titik api, kemudian terbakarlah objek yang disinarinya sampai menjadi abu. di balik keindahan dan kelembutan seorang wanita, tersimpan kekuatan yang tak banyak orang tahu, wanita mampu menanggung beban seberat apapun, bertahan di situasi sesulit apaun, bahkan jika Dewa Atlas lelah, wanita sanggup menopang dunia, rela bertaruh untuk regenerasi yang lebih baik, semoga...

Shadow, Shadow adalah bayangan, bayangan memiliki sifat setia, dia selalu mengikuti kemanapun arah bendanya berjalan. Shadow pun membutuhkan sinar dan cahaya, jika tidak apalah arti sebuah bayangan tanpa cahaya. begitupun dengan Pria, Pria sejatinya diciptakan untuk setia, menjadi pemimpin dan pelindung dibalik keterbatasan perempuan yang perasa.

Ini adalah kisah nyataku,

berawal dari salah sambung pada pertengahan juni 2007 silam, Mizan menekan key pad handphone, situasinya pada saat itu sedang bingung, hari ini begitu sepi tak ada sms atau telpon dari teman-teman...ya sudahlah, tidak ada salahnya Mizan iseng Misscall nomor yang mizan inginkan..

Aha.. 081XXXXXXX437
kenapa harus nomor ini yang ku tekan? karena nomor diatas mirip dengan nomor handphone mizan, hanya selisih satu angka saja di belakangnya
         081XXXXXXX436

*tuuuut.....tuuuu....tuuuu....***
437 : Halo...
436 : Halo..juga
437 : Dengan siapa ini???
436 : Loh.. Lu dengan siapa??? (dasar jail, heheh)
437 : Lu dulu siapa? (mulai kesel)
436 : Loh, Lu yang siapa?? (makin nyolot)
437 : Aku Nizam...
436 : Haah??? Mizan???
437 : bukan Mizan,, tapi en ini zet aza em... NIZAM 
436 : Apa-apa ga jelas???
437 : NIZAMMMM!!!!
436 : Ah yang bener? kamu pasti boong... nama aku MIZAN, (kok hampir bisa sama gitu yah, mulai  bertanya-tanya dalam hati)
437 : Iya, nama Gw NIZAM, Lu orang mana?
436 : Gw orang Bandung, Lu???
437 : Gw Kalimantan, btw, Lu jangan jail dah, pasti kenal kan ma  Gw, btw tau nomor Gw dari mana?
436 : Wiih.. GR, kenal juga ga, jauh banget- Bandung-Kalimantan, kenalan dimana??? GW tau nomor ini, ya ngarang-ngarang aja, soalnya, nomornya, sama banget sama nomor hand phone Gw. 
(hmmm mulai memikirkan pulsa ...hehe) ya udah la ya, sory ganggu... daaah!!! ntar kapan-kapan kita telpon telponan lagi ya....
437 : iya daah...

telepon mati
 merenung sejenak, baru kali ini salah sambung  mulai dari nomor sama Nama serupa, cuman selisih satu angka dan satu huruf aja. ya udahlah lah, posisi Mizan waktu itu lagi di kamar, tapi memutuskan untuk pergi ke dapur karena lapar, lumayan lama lah tenggang waktunya.

setelah kenyang, ceritanya Mizan balik lagi ke kamar, pas liat handphone, ada beberapa panggilan tak terjawab, ternyata itu nomornya Nizam, ya udah di telpon balik lagi dech, ternyata Nizam sms, ga biasa Nelpon, dia lebih senang berkomunikasi lewat sms, walhasil tiap Mizan nelpon ga pernah diangkat.ya sudah lah. kita sms-an, ngobrol ngaler ngidul, dan memang banyak kesamaan, auranya aneh...

satu tahun berlalu, itu artinya, kita berada di 2008.
tahun 2008 ini, kebetulan lagi musim-musimnya friendster. Aku coba search Nizam, dan ternyata ketemu. Suma Zamiasvha nama akunnya, Mizan masih inget, waktu itu foto profil yang yang di pakai Nizam, adalah foto kucing, pake helm cleopatra sisa dari Buah jeruk, lucu.
Nizam pernah cerita, dia pernah jatuh dari sekian meter, di loteng rumahnya demi menyelamatkan kucing kesayangannya..itu alasannya kenapa dia suka kucing, selain lucu juga misterius. Nizam juga pernah menceritakan kepadaku tentang kucing belang 3, konon katanya kucing belang 3 itu, kucing pada jaman nabi Muhammad, yang memiliki kesaktian, klo sekali liatin cicak, pasti cicak itu jatuh, makanya klo kucing belang 3 di kepalanya ini hadir, tidak akan ada cicak ceunah...

btw, ngomongin masalah kucing ya, diasrama aku juga ada kucing namanya Sisca, usianya udah 10 tahun, makanan kesukaannya kerupuk, kalau engga sirup campolay, manja banget klo soal makanan, terus si Sisca ini kucing Sholeh, soalnya klo anak-anak asrama pada sholat  atau pengajian si Sisca suka ngikutin kita, terus diem deh di ujung, klo kita udah pulang, si sisca juga ngikutin pulang juga ke asrama, bukan hanya itu, Sisca ini kucing paling bersih, ga ada kutunya, bulunya putih, dan di kepalanya ada 3 corak warna, nah loh.. jangan-jangan ini kucing yang di ceritain Nizam lagi.. entahlah, tapi emang si Sisca ini tuh kucing teraneh yang pernah Mizan temukan, dia bisa ngerti apa yang kita omongin, seolah ada chemistry, dan jika ada penghuni asrama yang belum pulang meski keadaan semalam apapun, Sisca selalu nungguin di teras luar, Mizan juga pernah ditungguin Sisca, waktu pulang screaning BEM jam 1 malem sama teh Yeni, dia diem kedinginan di luar, pas kita masuk, dia juga ikut masuk.. Aah.. kenangan bersama Sisca.. ga terlupakan..kangen kamu Sis, tapi sayangnya kamu udah mati... sebelum kematiannya, sisca menghilang lama, ga ada kabar dan ga ada jejak sama sekali, aku masih inget pernah bikinin Sisca kalur strawbery, soalnya sisca doyan strawbery juga...
itulah cerita perkucingan, kita kembali ke masalah pokok, hmmm sampai dimana tadi ya??

oya sampai masalah friendster juga, next>>>>>>
Bandung, 22 Juli 2008 20:03
sms dari Nizam
di pagi hari bulan hilang, melihat diri dalam ketiadaan atau fana dan tersadar selama ini bukan ia yang bercahaya. di hadapan Maha cahaya atau nyata semua wujud hanyalah bayang-Nya

Bandung 22 Juli 2008 (20:01)
sms dari Nizam
cahaya diatas cahaya, bulan berkata akulah cahaya yang menerangi malam, tiada yang setara denganku, hingga di pagi hari ia melihat dirinya tanpa cahaya perlahan sirna

Bandung 22 Juli 2008 (19:40)
sms dari Nizam
Jiwa bagaikan cermin yang menangkap pantulan cahaya pencipta, semakin bersih semakin terang, hingga bila ia melihat diri ia akan mengenal penciptanya, mengenal diri mengenal pencipta

Bandung 22 Juli 2008 (19:33)
sms dari Nizam
arti malam hanya ada bila ada siang, begitupun sebaliknya, bila hanya ada siang kita hanya tau satu bintang, jangan membenci malam karena malam bercerita berjuta bintang.

mizan masih menyimpan sms ini, dan Mizan ingat topik apa yang kita bicarakan sebelumnya.
Mizan curhat sama Nizam, Mizan mempunyai sleep paralisis jadi, Mizan paling ga suka tidur awal waktu (dibawah jam 12 malam), bukan karena apa-apa, ada hal yang menakut-nakuti dan mengganggu di setiap mizan tidur, 
gejalanya seperti ini, '
pertamanya ada dengung di telinga... kemudian semuanya kedap suara, hanya tersisa orang-orang yang menertawan, memarahi, menagisi mizan jadi satu, semua suara menjadi kacau balau, mizan seolah terhisap kedalam sebuah mesin waktu yang begitu gelap, Mizan berusaha berontak, tapi tidak bisa, semua badan kaku, seolah ada yang menindih, Mizan mencoba membuka mata perlahan, makhluk-makluk kecil keluar dari tubuh Mizan( seukuran jenglot), mereka dalam jumlah yang banyak dan duduk di atas perut Mizan, Mizan tau Mizan sadar,,, dan hal ini begitu menakutkan. butuh waktu yang cukup lama untuk terbebas dari saat-saat seperti ini

ternyata Nizam juga pernah mengalami hal yang sama, bahkan pada saat berkontemplasi , Nizam mampu melepas sukma, dia pernah bertemu dengan sosok yang begitu bijak, dan berkata, pada hari itu, semua wajah manusia sama, . . ini memang tidak biasa, banyak hal serupa yang kita alami, dan kita pernah beberapa kali berkomunikasi lewat mimpi... Mizan tidak mengerti, tapi yang jelas, perasaan kita diciptakan begitu peka dan seolah ada ikatan batin.

hmmm.... waktu menunjukan 1:37 WIB, mizan udah mulai ngantuk, ceritanya sampai disini dulu ya, besok kuliah, kita sambung lagi daah....

MIRROR AND SHADOW

| 0 komentar

Mawar hitam berduri untuk kesetiaanmu… aku tuliskan kata hati ini yang mungkin berarti sebuah kutukan, aku tak pernah mencintai sedalam ini, aku tak pernah berkorban separah ini, aku tak pernah menyentuh ketulusan hati seseorang seindah ini…

Detik ini aku mencoba mengumpulkan kenangan yang pernah ada, perlahan-lahan… dan sangat hati-hati …karena aku tak ingin ada bagian yang terlewatkan…aku mencoba sebisa mungkin meski kadang aku terluka dan sesekali menangis…kenangan pertama saat aku bertemu denganmu “ lugu”…kau hanya menyapa seadanya, kedua saat kau miliki aku dengan sedikit penghianatan….”sakit”, sampai saat ini luka itu masih membekas…ketiga saat kau buat aku sekarat, kau ambil semua apa yang aku punya,dan kau injak harga diriku, keempat saat kau bilang kejujuran yang aku rasa itu “sadis”…. Dan kau memuja seorang wanita yang lain…aku hanya bisa merasakan hati ini berdarah …aku berusaha menyeka luka-luka itu, dengan senyuman yang tak biasa…

Mungkin aku yang bodoh, terlalu mengikuti perasaan ini, dan aku anggap semua tindakanmu benar…meski nyatanya berulang kali kau hampir membunuhku. Jalan cinta tak pernah ku tahu, aku hanya memikirkan bahwa kau satu-satunya yang terindah, meski takdir berkata kau terlahir untuk sakiti aku…ironis!!! Tak ada satu orang pun yang bisa bebaskan aku dari keadaan ini… aku dibutakan rasa cintanya….



Diam…biarkan aku berfikir sejenak….. aku tidak mengingat betul bagian cerita ini, kosa kata ku seolah tak beraturan… mungkin karena luka yang kau torehkan terlalu perih…dan logika ku tak berfungsi untuk berfikir yang indah tentangmu…..

Sekarang….. semuanya benar-benar diam di titik nol… dunia pun berbalik, waktu menghilangkan cinta, kasih sayang, tangis bahkan senyum!!! Aku benar-benar mati rasa, semua nya beku ibarat es yang tak pernah tersentuh kehangatan…. Keindahan bibirmu pun, tak sempat aku rasakan karena kebencian telah memanggilku… memelukku bahkan meminjam ragaku sejenak, untuk menyampaikan pesan rahasia, bahwa waktu kau singgah di hatiku telah habis….lenyap seiring hilangnya perasaan tulusku, dan hatiku sampai kapanpun akan tetap selamanya berdarah….


Mungkin kamu sekarang mengerti, bahwa aku ini manusia yang pernah mencintaimu, dengan seluruh kebodohan dan keluguanku … telah memilih jatuh cinta kepada seorang iblis, dan itu kamu… ini adalah kesakitanku yang nyata… hati-hatilah yang aku inginkan sekarang adalah kematianmu, dan kau harus membayar semua tangis darahku.

Aku tuliskan semuanya di batu nisan, beserta karma dan kutukan untukmu,,, semuanya akan dimulai setelah kau selesai membaca tangisku…jangan pernah membuang kertas dan mawar hitam sial ini… selamanya dia akan tetap mengikutimu….

Librasti mizan, seseorang yang memberimu mawar hitam ini….

MAWAR HITAM BERDURI UNTUK KESETIAANMU

Senin, 18 Oktober 2010 | 0 komentar

Tuhan... aku jauh...
Tuhan... aku sakit...
Tuhan... aku bimbang...
Tuhan... aku tak berarti...
Tuhan... aku lemah...
Tuhan... aku sakit jiwa...

Tuhan.. dekatkan aku, sedekat-dekatnya dengan urat nadiku..
lebih dekat...aku membutuhkan-Mu...
jangan jauh... jangan jauh...
Tuhan..aku menangis...
Tuhan.. aku menjerit...
engkau dimana???
tenangkan aku..
aku membutuhkanMu
Tuhan... peluk aku..
seerat-eratnya..
Tuhan..
tolong aku..
Tuhan sayangilah aku...

KOSONG

Rabu, 13 Oktober 2010 | 2 komentar

Libra tak pernah mengerti dari makna kasih sayang. Libra tak pernah mengerti saat manusia begitu sibuk melakukan sesuatu yang terbaik di hidupnya, Libra hanya tenang bersama kehidupan yang dia bangun, kehidupan yang mampu memisahkan antara fana dan abadinya waktu. Libra hanya datar meski aku berceloteh menanyakan tentang kebenaran yang ia ambil…





“ Mizan jangan kau tanyakan tentang kehadiranku, biarkan aku membunuh takdirku satu persatu, agar aku bisa membuat hidupku sendiri, dengan aturan dan darahku… aku ingin menciptakan makhluk sejenisku, bukan yang lain seperti kamu. Karena bagiku, sesuatu yang sempurna, tercipta dari warna yang sama, tanpa ada campuran dari logam manapun… dan itu adalah hitam!!! Meski kamu cari dimana letak kerajaanku, mustahil kau jamah… aku bangun semuanya di alam fikirku bersama segenap urat nadi dan tiang-tiang rusukku… Meski aku mati semuanya sudah ku titipkan kepada malaikat yang sering mencatat gerak langkahku.. itu berarti keabadianku sudah berpindah ke dimensi lain. Setidaknya aku mampu mempertahankan reputasi metafisika ku dengan baik.. mengerti??? Sebaiknya kau pulang mizan…"

(Libra berbisik lalu pergi)





Selangkah sebelum dia jauh, aku mendekapnya dengan erat… Libra jangan pergi.. aku ingin ikut bersamamu, meski kau atur aku. Kita adalah satu.. kau langit dan aku bumi. Jangan biarkan semesta ini pincang tanpamu… kita terlahir dari rahim yang sama. Jangan sesatkan hatimu, lihat begitu tulus aku menjagamu. Kerajaanmu tak pernah membuatmu benar-benar menjadi ratu…itu adalah kutukan saat kau berani mengambil keputusan ini. Kembalilah pada kenyataan sebenarnya..kehidupan kita sekarang… detik ini dan seterusnya…





Dia tak pedulikan tangisku, dia benar-benar akan membangun kegelapan dalam dirinya, sebagai bentuk egois. Dari penciptaanya sebagai manusia yang sesat…

Aku benar-benar tertusuk saat dia tak ingin menjamah kehidupanku lagi…

BLACK IMAGINE

| 2 komentar

Bunga-bunga karbon yang terbang di sekeliling molekul kehidupan, mengikat oksigen pagi untuk ku hisap, aku tak mengerti seberapa lama lagi mampu bernafas dengan situasi seperti ini… “melelahkan”, terlalu meracuni semangatku untuk hidup. Jantung… aku tahu ini melelahkanmu… tak mudah mengalirkan darah dengan campuran logam pekat di saraf nadiku… percayalah aku tak akan memaksamu, jika memang tak mampu berdetak untukku, berhentilah, lepaskan nafasku sampai benar-benar beku… terimakasih atas pengabdianmu selama ini, aku tak ingin, ketika kau ditanya oleh Tuhanmu, pernyataanmu mengeluhkan sikapku yang menyakitimu… sungguh engkau berharga, jantung tak pernah lelah berdenyut disaat tak ada lagi udara yang ku dapat, dia masih menjalankan tugasnya, meski detakannya begitu lemah dan kadang terputus, aku bertasbih, mensyukuri penciptaanmu…


Sejenak pandanganku tertuju kepada langit, tampilan landscape yang berkaca-kaca,,, tak ada kejernihan lagi dimataku, hati kecilku selalu bertanya,,, apa langit baik-baik saja??? Awannya hitam ,persis seperti bola mataku… jika langit menangis tanpa henti, aku khawatir, bumi tak mampu lagi merecovery segala bentuk kerusakan dirinya…


Itu tak seberapa parah, jika dibandingkan sengatan matahari, lidah-lidahnya tajam,,, setajam perkataanmu, kadang membakar rerumputan kering di sebuah savanna, kadang membutakan mata dengan sensor ultraviolet menyilaukan, retina mataku sulit menerjemahkan input cahaya, yang masuk menuju otak. Dan kadang mampu mencairkan kutub abadi… sedingin apapun hatiku…kamu selalu menghangatkannya…


Namun, tanpa itu, bumi bisa menjadi sebuah peradaban es raksasa, tak ada cahaya, tak ada kehidupan, semuanya menjadi ungu dan biru, semuanya berkabut setebal ratusan mil menuju langit…bersinarlah selalu, tanpamu tak mungkin ada keceriaan seperti indah waktu terbitmu…


Berjanjilah, meski malam meredupkan kegagahanmu, , , beri aku pertanda hidup, atraksikan warna-warna aurora di kaki-kaki langit, sehingga pandanganku tak pernah lepas sedetik pun dari orbit tata surya ini…

Cinta mu, memiliki radiasi uranium, mampu melumpuhkan hati dan pemikiranku.. selamanya akan berbekas… sampai aku memiliki keturunan pun, tetap akan ada sisa-sisa serpihan DNA milikmu.

Librasti mizan, dalam pengaruh radiasi cinta stadium 7.

RADIASI

| 0 komentar

kamu menghancurkan kerajaan cinta ini, disaat aku yakin, aku benar-benar tercipta dari darahmu… kamu tak mengerti… setiap kata yang kamu ucap selalu saja meremukan hati… sampai benar-benar tak berbentuk… bahkan disaat terakhir kamu meminta aku kembali… pikiranku tak pernah luluh untuk menerima, segala tangis yang kau tujukan untuk menyesal…. Meski hati ini masih rindu…meski hati ini selalu saja memutarkan sejarah lama antara aku dan kamu…kamu tahu??? Aku kecewa… kepercayaan tak mudah kembali, tak mudah kau tebus dengan kata maaf dan air mata….

Sekarang aku hanya merasa, rasa sayang itu telah disucikan dari jantung kita masing-masing…meski cinta itu benar-benar kuat kita rasa, namun…sudah berakhir…sudah tak ada arti lagi… percuma, besar ucap kau agungkan semua ini…sakit, sesakit-sakitnya… tak pernah ku bayangkan luka yang kau hujam begitu perih… bahkan disaat-saat perasaanku hilang… bayanganmu masih menorehkan kepedihan.. .mungkin karena kesalahanku dulu, terlalu sayang…terlalu mengikat perasaanku agar tak lepas dari cintamu…

aku tak pernah mudah jatuh cinta, dengan segala kemewahan atau bentuk hati yang indah… aku tak pernah memaksakan perasaan ini disaat aku tak meyakininya…

kau sakiti aku terlalu parah… kau menghina rahim seorang wanita dengan kutukanmu… kau menghina takdirku melebihi Tuhan yang maha tahu, dan kau memuja wanita lain dengan sumpah yang begitu angkuh, padahal dia tak pernah tercipta untukmu…

Jangan pernah memintaku kembali.... memaafkanmu saja butuh waktu yang cukup lama... kamu tahu... aku mati rasa, Tuhan tak memberikan rasa cinta itu lagi untuk selamanya...

MATI RASA

| 0 komentar

Tuhan tolong aku, pagi ini aku merindukan seseorang yang haram untuk ku pikirkan.. tak seharusnya aku diberi perasaan lebih, karena aku tersisksa memikirkannya… dia, pemuda itu menusuk jantungku dalam-dalam, bersamaan di musim dingin, saat malam selalu hujan, dan matahari sembunyi bersama dewi pagi…

Aku masih merasakan tatapan matanya, saat dia berbahasa, dia tersenyum, dan dia bernafas. Seolah sikapnya mengaminkan perasaanku, aku tak pernah menduga ini sebelumnya. Saat dia memberiku keindahan dan ketenangan. Aku tak sadar … sekarang cinta benar-benar datang… meski hanya di titahkan oleh peran baik, saat aku mulai meyakini bahwa rasa ini begitu indah…


Lambat laun, hatiku mulai bergetar, ketika namanya ku ingat… aku semakin tersiksa…merindukannya. Jangan biarkan aku jatuh cinta lebih lama… ini tak sepantasnya aku ucapkan…meski saat aku berjuang melupakannya, dia selalu mendekat sampai melekat, ibarat karat pada selembar besi..

Aku harus menahan perasaan ini, sampai benar-benar aku tak menginginkannya… meski perih aku menghilangkan dia dari ingatanku…itu lebih baik, dibanding harus memilikinya… aku tak ingin diracuni perasaan ini lebih lama….
Munafikah aku???

SAAT AKU JATUH CINTA

Sabtu, 30 Mei 2009 | 1 komentar

apa yang manusia janjikan kepadaku semua hanya fatamorgana di padang pasir maha luas

aku hampir dehidrasi melihat janji itu, kupikir itu oase!!! surga yang banyak orang cari...

tapi ternyata itu bukan... hanya sebuah tempat pelacuran murahan!!! di tengah-tengah kota terlarang...

aku mencoba masuk lebih dalam lagi.... ternyata aku tak bisa kembali...

pasirnya bisa menghisap jantungku...dan keindahan rambutku terurai di teriknya kemarau..

pasir itu "CINTA"...seharusnya tidak demikian...

DIA BUKAN CINTA

Rabu, 20 Mei 2009 | 0 komentar

Baca mataku pelan-pelan…

Bisakah kamu melihat cermin di kehitaman bola mataku???

Tenang….!!!

Jangan terlalu dipaksakan untuk melihatnya..

Cermin itu kadang bersembunyi..karena malu..

Bahkan menghilang sesaat karena tak ingin seorang pun tahu..

Aku bilang tenang…jangan melihat dengan pandangan yang tajam..

Nanti cerminnya pecah…

Aku bisa buta…

Mata juga bernyawa…

Bisa berkedip, melihat, bergerak, bahkan mengeluarkan air mata…

Hati-hati…jangan terlalu melihat mataku terlalu lama

Sesuatu yang jahat bisa merasukimu…

Lihat.. mataku berkedip…

Kamu tahu apa itu artinya???

Kamu harus pergi…

Sekarang juga… jangan pernah berbalik untuk kembali melihatku…

MATA

 
Copyright © 2012 MIRROR | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks | Powered by Blogger