7 kebiasaan hidup yang dapat membuat kita kaya

Selasa, 09 Agustus 2011


1. Kebiasaan mengucap syukur

Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik.
Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik, tapi juga
dalam kesusahan dan hari-hari yang buruk. Ada rahasia besar di balik ucapan syukur
yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua
tahun, telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi di seluruh dunia. Salah satu
ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah, “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini,
aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur,
namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri
berkat, kesehatan, keluarga, sahabat, dan sebagainya. Lama kelamaan Anda bahkan
bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.

2. Kebiasaan berpikir positif

Hidup kita dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran
positif, kita cenderung menjadi pribadi yang yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang
positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan
suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang Anda pikirkan. Kalau Anda
terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera ke arah yang positif. Jadikanlah
berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai
kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.

3. Kebiasaan berempati

Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki
oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan
orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut
pandang orang lain. Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain,
mengerti keinginannya dan menangkap motif di balik sikap orang lain. Ini berlawanan
sekali dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain.
Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan
membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah
pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah
melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda, dan sebagainya.

4. Kebiasaan mendahulukan yang penting

Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah. Jangan biarkan hidup
Anda terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting
terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak, kebiasaan
mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda efektif dan produktif dan
meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.

5. Kebiasaan bertindak

Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yang
hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus
dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk mengahargai
waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yang gagal dalam
hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan tapi tak mau
melangkah.

6. Kebiasaan menabur benih

Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda akan menuai
yang Anda tabur. Bayangkanlah, betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar
benih ‘kebaikan’. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.

7. Kebiasaan hidup jujur

Tanpa kejujuran, kita tidak bisa menjadi pribadi yang utuh, bahkan bisa merusak harga
diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja
kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran,
meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong, kendalikanlah kebohongan
Anda sedikit demi sedikit.
Semoga bermanfaat yah infonya..

Sri Nina Kartini

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2012 MIRROR | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks | Powered by Blogger